Tuesday , December 11 2018
Home > Ekonomi & Komoditi > Bank Mualamat Bagikan 200 Paket Sembako Kepada Kaum Duafa dan Anak Yatim

Bank Mualamat Bagikan 200 Paket Sembako Kepada Kaum Duafa dan Anak Yatim

JAYAPURA ( Bisnis Papua ) Bank Muamalat Area Jayapura membagikan 200  paket sembako kepada kaum duafa dan anak yatim. Kegiatan yang dikemas dalam satu program yang bertema Berkah Ramadhan digelar secara serentak di seluruh Indonesia. ”  200 paket ini dibagikan sebanyak 100 paket di Jayapura dan Abe pura, dan masing masing 50 paket  di Timika dan Merauke,” ungkap General Manager Bank Muamalat Area Jayapura,CH Elok,  kepada  wartawan, di Jayapura, minggu ( 10/6 )
Dikatakannya,  program ini mengandeng Baznas ( Badan Amil Zakat Nasional ) yang memiliki data para fakir miskin, mustahik dan anak yatim yang ada di Jayapura. ” jadi kami bekerjasama dengan Baznas menyalurkan bantuan bantuan paket sembako ini yang dilakukan di bulan suci Ramadhan, insyah Allah program ini rutin kami lakukan setiap tahun,” tuturnya.
Selain itu, terkait dengan program tersebut Bank Muamalat  juga bersinergi dengan Baitulmal Muamalat yang merupakan anak perusahaan Bank Muamalat, yang menghimpun zakat infaq dan sadaqah,  penyalurannya untuk tahun ini kurang lebih di seluruh Indonesia mencapai Rp 5,3 milyar yang dibagi keseluruh cabang secara merata. ” Khusus untuk Papua  kurang lebih 200 paket big Food yang berisi paket sembako yang kita bagi ke fakir miskin mustahik dan anak yatim,” ujarnya.
Ditambahkan Elok, program Bank Muamalat bukan hanya itu, ada juga program serupa berupa bantuan pemberdayaan untuk pengusaha kecil, dan bantuan beasiswa untuk anak anak.
Dalam kesempatan itu, Ketua Baznas Kota Jayapura, H. Syafruddin Daerlan, SE, MSi mengatakan potensi zakat dikelola hingga saat ini masih belum optimal,” untuk tahun lalu itu kita belum  optimal, hanya kurang lebih Rp 2 milyar,”
Dana tersebut disalurkan langsung ke masyarakat, dalam beberapa bentuk bantuan, ada  berupa bantuan ekonomi produktif, bantuan pendidikan, dan beasiswa. ” jadi dana itu kita kembali lagi ke masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Syafruddin menilai, bila dibandingkan dana yang dikelola untuk pemberian bantuan dengan jumlah yang berhak menerima bantuan masih sangat sangat jauh perbandingannnya. “memang masih terlalu jauh, kami berharap khususnya yang punya usaha punya kepedulian untuk menyisihkan sebagian hartanya berdasarkan syariah sehingga bisa membantu kaum duafa dan miskin,” harapnya ( sim ).

About Odeodata H Julia

Leave a Reply