Home > Berita > BEI Papua Gelar Sekolah Pasar Modal Perdana di Tahun 2019

BEI Papua Gelar Sekolah Pasar Modal Perdana di Tahun 2019

JAYAPURA (Bisnis Papua) – Bursa Efek Indonesia (BEI) Perwakilan Papua mengadakan Sekolah pasar Modal (SPM) perdana pada hari Sabtu, 12 Januari 2019 bertempat  di  kantor  BEI  Perwakilan  Jayapura  di  Polimak.

Menurut Kresna A. Payokwa selaku Kepala Kantor BEI Perwakilan Jayapura dalam rilis yang diterima redaksi Bisnis Papua, Program  SPM  bertujuan  untuk memberikan  edukasi  mengenai  investasi  di  Pasar  Modal  Indonesia  kepada  masyarakat  umum  di  Papua,  yang   terbuka  untuk  umum  dan  dapat  diikuti  oleh  siapa  saja  yang  memiliki  minat  untuk mendalami investasi di Pasar Modal.

Dijelaskannya materi yang diberikan dalam SPM Level I ini meliputi,

  1. Investasi di Pasar Modal
  2. Efek & Mekanisme Perdagangan Saham
  3. Emiten & Struktur Pasar Modal Indonesia
  4. Acuan Kepemilikan Sekuritas (AKSes)
  5. Pengenalan Perusahaan Sekuritas

“Dalam SPM kali ini para peserta SPM juga mendapatkan fasilitas pembukaan rekening saham dengan deposit awal mulai Rp. 100.000,- , serta akan terus mendapatkan pendampingan dan edukasi dari BEI dan Perusahaan Sekuritas (PT Phillip Sekuritas),”paparnya.

Narasumber dalam SPM kali ini adalah Arin Irjayanto (Excecutive Trainer BEI-Papua) dan Arniyanti (Branch Manager PT Phillip Sekuritas Indonesia).

Kegiatan SPM gelombang pertama ini dihadiri 30  peserta yang berdomisili di wilayah Jayapura

dan  sekitarnya.

“Peserta  cukup  antusias  mengikuti  materi  SPM.  Dari  pertanyaan  yang  disampaikan terlihat bahwa peserta sangat tertarik untuk  menjadi pemilik perusahaan tercatat di BEI,”kata Kresna dalam rilisnya.

Selain itu banyak juga peserta yang  datang dari luar kota Jayapura untuk mengikuti kelas SPM ini. Sebagai informasi sepanjang tahun 2018 BEI telah mengadakan kelas SPM sebanyak 12 gelombang dengan total peserta mencapai lebih dari 800 peserta.

Untuk tahun 2019  kelas ini  akan diadakan  dalam 24 gelombang  , dimana tiap bulan akan diadakan

sebanyak  2 kali.

Bagi alumni program SPM juga  disarankan  mengikuti program selanjutnya dengan materi  yang  lebih  mendalam  yaitu  kelas  investor  1  (KIS  1)  dengan  materi  praktek  transaksi menggunakan  aplikasi  online  trading  sekuritas,  dan  KIS  2  dengan  materi  mengenai  dasar-dasar

analisa saham secara fundamental dan teknikal.

“Rangkaian  program  edukasi ini bertujuan untuk  meningkatkan  kualitas  investor  di  Papua, sehingga dengan pengetahuan investasi yang baik para investor dapat melakukan analisa secara mandiri dengan lebih baik terhadap saham-saham yang ada di BEI,”tuturnya

Hal ini tentunya dengan analisa yang tepat investor dapat memperoleh keuntungan (profit) yang maksimal. (Julia)

 

About Odeodata H Julia

Leave a Reply