Tuesday , November 20 2018
Home > Berita > Berkas P21 Kasus Amunisi WN Polandia Siap Diserahkan ke Jaksa

Berkas P21 Kasus Amunisi WN Polandia Siap Diserahkan ke Jaksa

Caption Foto: Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ahmad M.Kamal (Carlos/Bisnis Papua)

JAYAPURA (Bisnis Papua)- Berkas perkara kasus kejahatan terhadap keamanan Negara dengan tersangka seorang WNA asal Polandia berinisial JFS telah dinyatakan lengkap atau P 21 oleh Kejakasaan Tinggi Papua.

“Direncanakan minggu depan akan dilakukan tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Negeri Wamena untuk dilakukan proses hukum selanjutnya yaitu ke tahap Persidangan,” terang Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol. Ahmad M.Kamal di Jayapura, Jumaat (19/10/2018)
Dijelaskannya penetapan status P21 ini berdasarkan Surat Nomor: B-250/T.4/EP.1/10/2018 tanggal 17 Oktober 2018

Dijelaskannya Pasal yang dipersangkakan kepada tersangka yaitu Pasal 106 KUHP yaitu Makar yang dilakukan dengan niat hendak menaklukan negara, sama sekali atau sebagian kebawah pemerintahan asing dengan maksud hendak memisahkan sebagian dari daerah itu
“Tersangka akan dihukum penjara seumur hidup atau hukuman penjara selama dua puluh tahun. Dan pada Pasal 110 yaitu permufakatan akan melakukan salah satu kejahatan  yang diterangkan dalam pasal-pasal 104, 106, 107 dan 108 dihukum sama dengan kejahatan tesebut, ancama hukuman mengacu pada pasal yang dipersangkakan,”terangnya.

Seperti diketahui kronologis singkat kasus WNA asal Polandia ini, yakni pada hari Minggu tanggal 26 Agustus 2018 sekira Pukul 11.35 Wit, tim gabungan  Polda Papua dan Polres Jayawijaya melakukan penangkapan terhadap JFS  di salah satu hotel di Wamena.
JFS diamankan saat akan berkunjung ke tempat wisata di Danau Habema dan dibawa ke Mapolres Jayawijaya bersama tiga temannya yang berwarganegara Indonesia yaitu NW, EW dan HW untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah dilakukan pemeriksaan selama satu jam dan dipulangkan. Namun  keesokan harinya JFS kembali ditangkap oleh aparat Polres Jayawijaya. Sedangkan untuk tiga orang lainnya ditangkap di tempat berbeda.
“Ketiga orang tersebut diamankan karena diduga akan melakukan transaksi amunisi. Berdasarkan hasil pengembangan dari beberapa tersangka yang diamankan, Tim bergeser menuju Kota Elelim Kabupaten Yalimo guna mengambil Amunisi milik IW alias BL yang disimpan di rumahnya dan tim berhasil mengamankan Amunisi sebanyak 139 butir,”jelasnya.
Menurut Kamal terkait kasus tersebut penyidik Direktorat Reskrimum Polda Papua telah melakukan pemeriksaan terhadap empat orang saksi.
“Dari tangan pelaku diamankan barang bukti berupa Satu unit HP merek HTC warna Hitam, Satu buah sim card merk Indosat (Mentari, Dokumen transkrip percakapan tersangka, Dokumen tentang perjuangan TPN/OPM, 104 butir Amunisi kal. 5.56 mm,35 butir Amunisi kal. 9 mm,” jelas Kamal. (char)

 

About Odeodata H Julia

Leave a Reply