Saturday , October 20 2018
Home > Berita > Disesalkan Oknum Pejabat Pajak Papua dan Maluku Terjerat OTT KPK.

Disesalkan Oknum Pejabat Pajak Papua dan Maluku Terjerat OTT KPK.

JAYAPURA ( Bisnis Papua ) Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP ) Papua dan Maluku  menyesalkan oknum pejabat Kantor Pelayanan Pajak ( KPP ) Pratama Ambon yang kena Operasi Tangkap Tangan ( OTT ) oleh lembaga anti rasuah Komisi Pemperantasan Korupsi ( KPK ).

Kepala Bidang  P2Humas Kanwil DJP Papua dan Maluku, Normadin Budiman Salim, kepada Bisnis Papua, Kamis ( 4/10/2018 ) ketika dikonfirmasi via selulernya, mengatakan  dari 4 orang yang terkena OTT KPK, adalah Kepala KPP Pratama Ambon  dan Supervisor , dan dua orang lagi adalah wajib pajak. “ Tindakan oknum pegawai yg melanggar kode etik tersebut tentunya sangat melukai kita semua,” tukasnya menyesalkan.

Terkait  dengan itu, disampaikan Normadin,  pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada KPK untuk menuntaskan kasus tersebut. “  Kami sangat mendukung  penuh penuntasan oleh KPK,” tukasnya.

Sebagai  ASN, diungkapkan Normadin  apabila melanggar displin hukumannya bisa sampai diberikan dengan tidak hormat dari ASN/ PNS. “  Dari kami apabila ada petugas yang melanggar disiplin, hukumannya berat bisa pemecatan, ada  aturan ASN di PP53,” ungkapnya.

Sebelumnya, Normadin dalam keterangannya  via Whatsapp, mengatakan, bahwa pada, Rabu ( 3/10/2018 ) malam, telah terjadi OTT oleh KPK di KPP Pratama Ambon dan saat ini pihak-pihak sedang dilakukan pemeriksaan.” Kita semua sangat menyesali hal ini terjadi ditengah upaya dan kerja kita dalam mengumpulkan penerimaan pajak dan menjalankan reformasi perpajakan yg salah satunya adalah membangun SDM yg berintegritas dan professional,”ujarnya.

Dikatakan Normadin,  pihaknya tetap fokus bekerja sesuai kode etik dan nilai-nilai Kementerian Keuangan demi terkumpulnya penerimaan pajak bagi pembangunan negara dan mendukung dan menyerahkan proses hukum kasus ini kepada pihak yang berwenang.  ( sim )

About Odeodata H Julia

Leave a Reply