Home > Berita > Enam Patok Batas Perbatasan RI – PNG Hilang dan Rusak

Enam Patok Batas Perbatasan RI – PNG Hilang dan Rusak

Caption Foto : Personil Satgas Pamtas Yonif PR 328/DRG saat patroli Patok (Dok : Ist/Satgas)

JAYAPURA (Bisnis Papua) – Satgas Pamtas Yonif PR 328 Kostrad/Dirgahayu memiliki 17 pos yang tersebar dari Skouw  hingga ke Bewani
“Ada enam patok yang menjadi tugas dan tanggung jawab kami dalam patroli,” ujar
Komandan Satgas Pamtas(Dansatgas)Yonif PR 328 Kostrad/Dirgahayu Mayor Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han),di Skouw, Sabtu (12/1/2019)
Dijelaskannya sesuai dengan undang-undang Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI mengamanatkan tugas pokok TNI adalah menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI dari Sabang-Merauke yang didalamnya mencakupi wilayah perbatasan antar Negara
“Hampir kurun waktu selama 2 bulan ini ada empat patok yang sudah kami patroli secara langsung. Alhasil, ada beberapa patok batas yang sudah lempeng, sudah rusak. Bahkan ada plate besi yang hilang” ungkapnya.
Lanjutnya, hal ini sudah dikoordinasikan dengan pihak PLBN melalui kepala PLBN Yan,
“Saya katakan bahwa kerusakan patok ini merupakan tanggung jawab langsung dari pihak PLBN untuk memperbaiki,” tegas Dansatgas.
Mayor Erwin menambahkan hingga saat ini ada dua patok yang belum dilaksanakan patroli, karena kondisi cuaca dan medan tidak memungkinkan.
“Dua patok ini cukup jauh terutama yang didaerah Moso karena jarak tempuhnya kurang lebih tiga hari,” akunya.

Pihaknya, saat patroli  juga bekerjasama dengan masyarakat dan PLBN untuk bersama-sama menjaga wilayah perbatasan ini.
“Karena terus terang tanggung jawab ini, kami tidak bisa di berjalan sendiri tanpa ada bantuan dari semua pihak,sehingga dengan bekerjasama tentu hasilnya maksimal,” pungkasnya. (char)

 

 

About Odeodata H Julia

Leave a Reply