Home > Berita > IHSG di BEI Terus Naik, Masyarakat Papua Semakin Berminat Investasi Saham

IHSG di BEI Terus Naik, Masyarakat Papua Semakin Berminat Investasi Saham

JAYAPURA ( Bisnis Papua ) – Perkembangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terus menunjukan peningkatan seiring dengan

kondisi fundamental ekonomi Indonesia yang masih baik dan perang dagang AS-China yang semakin  mereda.

Kepala Kantor BEI Perwakilan Jayapura, Kresna A Payokwa mengatakan IHSG yang sempat melemah pada level terendah pertengahan tahun lalu di posisi 5.633 , saat

ini sudah kembali menguat secara konsisten yang dimulai sejak akhir tahun 2018.

“Saat ini IHSG berada pada posisi 6.513 yang mencerminkan kondisi ekonomi Indonesia relatif stabil menghadapi

perlambatan ekonomi global yang melanda beberapa negara berkembang” ujarnya dalam rilis yang diterima Bisnis Papua, Sabtu (26/1/2019).

Menurut Kresna, sepanjang Januari 2019 ini total dana asing senilai Rp 11,91 Triliun terus masuk ke sektor pasar modal Indonesia. Saham-saham

yang banyak dibeli oleh asing khususnya beberapa saham-saham dengan kapitalisasi pasar yang besar, seperti saham Bank BCA (BBCA), Bank BRI (BBR), Telkom Indonesia (TLKM), Indofood (INDF), dan Astra Internasional (ASSI).

Lanjut dia, perkembangan yang sangat positif di Pasar Modal ini, juga berpengaruh pada minat masyarakat Papua dalam memulai investasi di Bursa Efek Indonesia.

“Selama Januari 2019 minat peserta sekolah pasar modal meningkat sampai dengan 70 persen dibandingkan degan kelas-kelas sebelumnya” terang Kresna

Hal ini, menurutnya disebabkan oleh informasi mengenai investasi pasar modal yang semakin banyak diterima oleh masyarakat.

Sementara itu, Yundius Wunungga salah satu peserta Sekolah Pasar Modal (SPM) yang digelar BEI Jayapura, Sabtu (26/1/2019) mengungkapkan bahwa pada awalnya bingung untuk investasi saham, bagaimana cara memulainya, apakah prosesnya sulit atau bagaimana.

Namun setelah mendapat informasi melalui media sosial ada kegiatan SPM dan setelah mengikuti SPM ternyata investasi saham itu cukup mudah.

“ternyata setelah mengikuti SPM ini saya sangat terbantu untuk mempelajari investasi saham bahkan bisa langsung menjadi investor saham.Persyaratannya sama dengan kita membuka rekening tabungan di Bank, yang penting kita memilih saham yang tepat untuk investasi, dan biaya sangat terjangkau hanya dengan deposit awal Rp 100 ribu,” terangnya.

Sekedar  diketahui Sekolah Pasar Modal merupakan program edukasi rutin yang diadakan oleh BEI bekerjasama dengan perusahaan sekuritas di Papua, dimana peserta akan langsung mendapatkan

fasilitas pembukaan rekening saham di BEI. Rencananya SPM selanjutnya akan dilaksanakan pada 09 dan 23 Februari 2019. ( Sim )

 

 

About Odeodata H Julia

Leave a Reply