Tuesday , November 20 2018
Home > Sport > Kab. Jayawijaya Juara Umum Kejurda Biliar Papua 2018

Kab. Jayawijaya Juara Umum Kejurda Biliar Papua 2018

JAYAPURA (Bisnis Papua) – Kabupaten Jayawijaya keluar sebagai juara umum Kejuaraan Daerah (Kejurda) Biliar tahun 2018 se-Papua dengan meraih 8 medali terdiri dari 4 medali emas, 2 medali perak dan 2 medali perunggu yang berlangsung di Rumah Biliar Best Pool Lounge, Sabtu (03/11/2018).

Kejurda yang berlangsung 29 Oktober – 03 November diikuti sebanyak 13 kabupaten/kota yang ada di tanah Papua, dengan 63 atlet biliar terbaik.

Juara Umum yang diraih Kabupaten Jayawijaya menambahkan koleksi Kabupaten Jayawijaya menjadi 3 gelar juara. Sedangkan peringkat kedua ditempati Kabupaten Merauke dengan 2 medali emas, 3 medali perak dan 1 medali perunggu.  Diperingkat ketiga ada Kabupaten Intan Jaya dengan meraih 1 medali emas, 1 perak dan 3 perunggu dan tuan rumah Kota Jayapura menempati peringkat empat dengan 1 emas dan 1 perunggu.

Ketua Umum Pengkab POBSI Kabupaten Jayawijaya Hamka Jaya mengatakan, delapan atlet yang dikirimkan berhasil meraih medali, meskipun pembinaan atlet di Kabupaten Jayawijaya belum terorganisir dengan baik. Namun Ia tetap optimis bisa menciptakan atlet biliar yang potensial.

“Kita ada enam atlet putra dan dua talet putri, kita mengikuti semua nomor yang dipertandingkan. Puji Tuhan semuanya mendapatkan medali. Meski pembinaan disana memang belum terorginisir belum baik, tetapi secara individu pembinaannya berjalan dengan baik,” jelasnya.

Ia mengaku kedelapan atletnya akan terus diberikan intens latihan untuk mengikuti berbagai kejuaraan lainnya, sebab atletnya itu merupakan atlet andalan dan berpotensi masuk tim PON Papua.

Sementara itu ditempat yang sama, Sekretaris Umum Pengprov Persatuan Olahraga Biliar Seluruh Indonesia (POBSI) Papua Agus Fakaubun mengatakan, bahwa kejurda ini sebagai bentuk upaya POBSI Papua dalam menyiapkan atlet biliar yang potensial menjelang PON XX 2020 mendatang di Tanah Papua.

Selain itu kata Agus, hasil Kejurda ini juga akan menjadi acuan untuk POBSI Papua dalam mengikuti Kejurnas Biliar yang akan dilaksanakan di Bandung pada tanggal 24 November sampai 02 Desember mendatang dan POBSI Papua akan menggelar seleksi untuk diikutkan mengikuti TC yang akan dipersiapkan menghadapi PON XX tahun 2020.

“Atlet yang kita kirimkan nantinya bagi peraih medali emas di kejurda ini, sehingga pembinaannya kelihatan berjenjang. Sampai saat ini cabor Biliar belum memiliki atlet yang pasti, dari pool yang memang banyak, karena itu harus di seleksi dengan benar dan ketat, karena kita ingin tampilkan atlet yang bernar-benar potensial untuk meraih medali pada PON mendatang,” ujarnya.

Namun Agus menjelaskan, bahwa hasil seleksi nantinya bukan menjadi atlet permanen yang akan digunakan pada PON mendatang. Sebab kata Agus, bahwa seleksi ini masih menggunakan sistem promosi degradasi.

Selain itu, Agus juga menuturkan agar semua masyarakat Papua dapat menggalakan cabang olahraga Biliar sebagai cabor yang berpeluang untuk mendulang medali emas bagi kontingen Papua di ajang olahraga nasional empat tahunan itu.

“Jika semua orang mau bermain biliar, kita tidak susah untuk mencari atlet, tetapi biliar selama ini dianggap sebagai tempat judi tempat mabok, kita jangan melihat dari situ, karena itu adalah oknum. Biliar adalah olahraga dan itu ada prestasi, PON lalu kita sumbang 2 emas dan 1 perak untuk Papua dan kami harapkan dengan pembinaan uang kami galakan ini, kita bisa dapatkan 4 medali emas untuk Papua,” tegasnya.

Agus juga menambahkan, bahwa dalam dua bulan kedepan ada dua agenda kejuaraan Biliar kembali digelar, Merauke Open dan Jayawijaya Open. Agus berharap, kejuaran kali ini tidak hanya melibatkan atlet Papua saja tetapi harus berskala nasional.

“Jika kita libatkan atlet luar Papua, akan kelihatan kekuatan biliar Papua dan dan ini sangat baik untuk mengukur kemampuan kita, Jadi ada yang bagus dalam dua tahun ini, baik itu dari turnamen atau kejuaran, kita masih bisa masukan karena itu sah-sah saja dan tidak masalah untuk PON,” tutupnya. (Kes)

 

About Odeodata H Julia

Leave a Reply