Saturday , October 20 2018
Home > Berita > Laba Bank Papua Naik 24, 01 Persen di Triwulan III-2018.

Laba Bank Papua Naik 24, 01 Persen di Triwulan III-2018.

JAYAPURA ( Bisnis Papua )- PT. Bank Pembangunan Daerah Papua ( Bank Papua ) mampu menunjukkan kinerja yang sangat baik pada triwulan III-2018. Hal itu ditandai dengan kenaikan laba bersih yang mencapai 24,01 persen atau sebesar Rp 203, 647 milyar  dari target sebesar Rp 164,217 miliar.

Direktur Operasional Bank Papua, Isak S Wopari mengatakan, kinerja capaian laba bersih tersebut didorong oleh adanya pertumbuhan pendapatan bunga bersih ( NII ) yang disertai dengan perbaikan kualitas asset.

Selain itu, perolehan laba bersih disebabkan juga oleh adanya pertumbuhan kredit yang naik sebesar 1,01 persen dari triwulan II atau sebesar Rp 12.772 milyar serta upaya perbaikan kualitas kredit  yang dilakukan terus menerus.

“Perbaikan kualitas kredit dapat dilihat pada indicator capaian NPL ( Non Performace Loan ) gross 9, 65 persen ( triwulan II 12, 99 persen ) dan NPL net 3,09 persen ( triwulan II 3,96 persen ),” terang Isak kepada wartawan, di Jayapura, Senin ( 8/10/2018 )

Disampaikan juga,  bahwa pendapatan pada triwulan II-  2018 mengalami pertumbuhan sebesar 55.9 persen dari pendapatan  di triwulan II 2018 yakni Rp 1.028 miliar pada triwulan II tahun 2018 menjadi Rp 1,603 miliar  pada triwulan III 2018.

Hal ini, lanjut Isak  disebabkan karena adanya pertumbuhan pendapatan bunga kredit khususnya kredit konsumtif dan kredit UMK, selain itu pertumbuhan pendapatan free based income yang berasal dari bank garansi serta komisi atas transaksi di mesin ATM ( Anjungan Tunai Mandiri ) Bank Papua maupun penggunaan kartu debit Bank Papua serta diimbangi dengan perbaikan kualitas kredit.

Dengan kondisi tersebut, Isak yaki bahwa Bank Papua optimis capaian kinerja yang baik di triwulan III 2018 akan tetap meningkat sampai akhir tahun 2018. Hal itu terihat , pada triwulan III 2018 Bank Papua mencatat pertumbuhan Dana Pihak Ketiga ( DPK ) 3, 68 persen dari triwulan II 2018 yang didominasi oleh dana murah ( CASA ) yang komposisinya mencapai 86,94 persen dari total dana yang terhimpun. “Disamping itu,  masih terbuka ruang bagi pelemparan kredit yang ditandai dengan loan to deposite rasio ( LDR ) sebesar 63,66 persen pada triwulan III tahun 2018,” terang Isak.

Sementara ini, sambungnya, upaya yang akan dilakukan sampai akhir tahun 2018 adalah meningkatkan pendapatan diantaranya melakukan pelemparan  kredit secara prudent, meningkakan fee based income, melakukan perbaikan kualitas asset Bank Papua. “ Peningkatan pendapatan ini akan diikuti dengan upaya pengendalian biaya di semua unit kerja Bank Papua,” tutup Isak. ( sim )

 

About Odeodata H Julia

Leave a Reply