Home > Berita > Langganan Banjir, Kadistrik Sentani Tinjau Saluran Drainase

Langganan Banjir, Kadistrik Sentani Tinjau Saluran Drainase

Caption foto : Banjir tahunan di lokasi Perumahan BTN Gajah Mada Yahim, Sentani – Kab. Jayapura (ist)

 

 

 

SENTANI (Bisnis Papua)- Kepala Distrik Sentani, Budi Yokhu meninjau saluran drainase, yang ada di wilayah Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Senin lalu (7/1/2019). Rencananya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura akan melakukan perbaikan saluran drainase, untuk mengantisipasi tingginya volume air pada musim hujan. Sehingga tidak meluap, dan menggenangi jalan protocol di pusat kota.

Terlihat Budi Yokhu nampak serius mengamati beberapa sudut drainase, dengan ditemani stafnya. Dirinya berharap setelah peninjauan drainase ini bisa diperbaiki, sehingga debit air yang saat ini besar melonjat akibat pengaruh musim hujan yang saat ini terjadi.

“Minggu malam (6/1/2019) hampir semua jalan protokol ini tergenang banjir, pasca hujan yang berkepanjangan. Kami memastikan bahwa genangan yang terjadi adalah murni akibat tingginya intensitas hujan, bukan dari permasalahan drainase yang tidak tertata dengan baik, ataupun akibat dari degradasi hutan cyclop,”kata Budi..

 

Menurut Budi Yokhu, tingginya volume air hujan, hingga mengakibatkan banjir dan menggenangi sejumlah jalan di Sentani itu di akibatkan kiriman air dari wilayah dataran tinggi cyclop, namun demikian hal itu tidak berlangsung lama, sebab beberapa jam kemudian banjir tersebut surut.

 

“Banjir di Kota Sentani terjadi Minggu kemarin itu adalah akibat kiriman air dari cyclop, bukan karena drainase. Tadi saya cek semua drainase bagus, masih mamadai, hanya memang intensitas hujan yang tinggi jadi meluap, namun itu lama, langsung surut,”ujar Budi Yokhu.

 

Dikatakan, khusus untuk genangan air yang terjadi disekitar Yonif 751 Raider, itu adalah akibat adanya sejumlah bangunan yang di dirikan disekitar daerah aliran sungai, yang berada tak jauh di belakang Bataliyon, oleh karena itu, dalam waktu dekat ini, pihaknya akan melakukan pengecekan terkait dengan keberadaan bangunan tersebut, jika memang tidak memiliki IMB ataupun memiliki IMB tapi tidak sesuai dengan peruntukannya, maka pihaknya tidak segan-segan untuk melakukan penertiban.

 

Budi Yokhu menghimbau pada masyarakat agar bisa lebih peduli  terhadap lingkungan mereka masing-masing, dan tidak melakukan aktifitas yang dapat menganggu kelancaran drainase air, ataupun daerah aliran sungai yang ada di sekitar Sentani. Selain itu, masyakat wajib menerapkan pola hidup bersih, dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat, sebab jika itu masih di lakukan maka tidak menutup kemungkinan bencana alam bisa melanda Distrik Sentani dan sekitarnya.

 

“Kita minta mulai sekarang masyarakat harus bisa peduli terhadap lingkungannya, wajib menjaga drainase dan tidak membuang sampah, sebab kita tahu sekarang ini musih hujan, jika drainase tersumbat, nanti akan berakibat pada banjir, kalau banjir terjadi yang repot kan masyakat juga,”ungkapnya.(hsb)

 

 

About Odeodata H Julia

Leave a Reply