Tuesday , November 20 2018
Home > Sport > Main di Mattongin Persipura Harus Akui Keunggulan PSM Makassar

Main di Mattongin Persipura Harus Akui Keunggulan PSM Makassar

JAYAPURA (Bisnis Papua) – persipura jayapura harus menguburkan mimpi untuk membawa  pulang tiga poin ke Jayapura, setelah mengalami kekalahan atas
pemuncak klasemen Liga PSM Makassar dengan skor akhir 2-4 dalam
pertandingan pekan ke-29 Liga 1 2018 yang berlangsung di Stadion
Mattoangin, Makassar, Minggu (4/11/2018).
Sepuluh menit terakhir laga babak kedua, menjadi drama mengesankan
buat PSM, dimana pasukan ramang mampu mencetak tiga gol dalam tempo 10
menit akhir, untuk memastikan kemenangan atas persipura. Padahal
sebelumnya sampai menit ke-80, PSM tertinggal dari persipura, skor
1-2.
Tiga gol terakhir PSM ke gawang persipura dicetak M. Rahmat menit 80,
Ferdinand Sinaga menit ke-82 dan Sandro menit 89. Sebelumnya PSM
unggul dulu menit ke-12 lewat Wiljan Pluim.
Tapi Boaz Solossa mencetak dua gol pada menit 26 dan 58, sehingga
mengubah situasi menjadi keunggulan buat persipura. Sayangnya mulai
menit 80 malah menjadi petaka buat persipura.
Dengan kemenangan ini PSM makin kokoh di puncak klasemen. Mereka dari
29 pertandingan mengumpulkan 53 poin. Selisih empat poin lebih banyak
atas Persib yang ada di peringkat kedua. Sedangkan persipura jayapura
harus kembali ke posisi ke-11 klasemen dengan raihan 38 poin.
Pelatih Kepala persipura jayapura Osvaldo Lessa mengatakan, postur
badan lawan cukup membuat kesulitan tim untuk menghalau bola diudara.
Selain itu pemain kurang pressing ketika pemain PSM melakukan crossing
bola ke dalam kotak pinalti.
“Pertandingan berat buat tim bisa menang, bisa menang hingga 75 tapi
mereka bisa cetak tiga gol, pemain tinggi, heading bagus mereka.
Selamat buat PSM,” ujar Osvaldo Lessa dalam sesi konferensi pers usai
laga.
Pelatih berkebangsaan Brasil ini mengungkapkan, hasil kekalahan bukan
menjadikan persipura patah semangat, namun tetap semangat dan motivasi
memperbaikinya di laga selanjutnya. Meski tiga poin sangat penting
bagi tim.
Bahkan Lessa mengaku kemenangan PSM bukan dikarenakan dua pemain yang
baru masuk langsung mencetak gol, namun kedua pemain tersebut dapat
bermain lebih baik dan memanfaatkan kelengahan dari para pemainnya.
“Pemain masuk merubah pertandingan itu biasa, sama juga kalah pemain
masuk tidak merubah situasi, semua biasa saja. Kalau dia bagus,
bergerak dari bawah dribbling heading bagus itu tidak masalah,”
katanya.

Sementara itu center bek persipura jayapura Ricardo Salampessy
menambahkan, tim sudah bermain dan berusaha memberikan tekanan,
sehingga bisa unggul hingga pertengahan babak kedua, namun PSM menang
dalam duel bola atas.
Mantan pemain PON Papua ini juga menilai kepemimpinan wasit kurang
adil dalam memutuskan sejumlah pelanggaran yang seharusnya
menguntungkan bagi tim.
“Banyak kejadian yang sebenarnya untungkan kita, tapi tidak diberikan.
Menurut kami dilapangan gol keempat itu sebenarnya pelanggaraan, dan
untungkan kita tim. Tapi melihat kepemimpinan wasit, selamat buat
Makassar, semoga bisa bersaing di tangga juara,” tandas Ricardo. (Kes)

 

About Odeodata H Julia

Leave a Reply