Tuesday , December 11 2018
Home > Berita > Papua Tetap Bangun Komitmen Dalam Keterbukaan Informasi Publik

Papua Tetap Bangun Komitmen Dalam Keterbukaan Informasi Publik

JAKARTA (Bisnis Papua) – Tim Papua hari Rabu malam (10/10/2018) mengikuti Presentasi Monitoring Evaluasi Peningkatan Badan Publik 2018, yang berlangsung di Hotel Treva Internasional di Jakarta. Presentasi yang diikuti seluruh provinsi di Indonesia ini. Untuk Papua dipimpin Asisten Bidang Umum Sekda Papua Elysa Auri didampingi Sekretariat Pendukung Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi( (PPID) Utama provinsi papua Nani Indriyani  bersama Kepala Biro Humas dan Protokoler Setda Papua Tommy Israil Ilolu.

Presentasi yang berlangsung selama satu jam lebih itu, Papua mendapatkan kesempatan bersama Provinsi Lampung dan  Kalimanan Barat.

Usai presentasi kepada media ini, Asisten Bidang Umum Sekda Papua Elisa Auri mengatakan, saat ini Papua berada di peringkat 15 seluruh Indonesia dalam hal keterbukaan informasi dan pelayanan publik.

“Hasil hari ini kita berdoa mudah – mudahan dengan presentasi yang dipaparkan oleh Tim Papua, yang saya sampaikan. Papua bisa masuk 10 besar,”harapnya.

Dijelaskannya dalam presentasi dihadapan tim penguji dari Komisi Informasi Pusat (KIP) menanyakan  tentang komitmen Papua.

Selain itu juga bagaimana membangun komitmen tentang pelayanan publik. Kemudian bagaimana kita menyiapkan kelengkapan dan Standar Operasional Prosedur (SOP). Baik itu untuk SKPD provinsi hingga ke kabupaten/kota. Termasuk juga harus menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Mudah –mudahan dengan presentase tadi, bisa memberikan nilai positif kepada kita pemerintah provinsi papua, sehingga di tahun 2019 kita bisa mendapatkan ranking 10,”ucapnya. Kamis (11/10/2018)

Disinggung soal beberapa kabupaten di Papua yang belum bisa terlayani baik dengan akses internet.

Ditegaskannya, dalam pengujian yang sudah dilaksanakan. Bahwa dibutuhkan sebuah komitmen, sehingga di tahun 2019. Papua sudah harus membangun aplikasi di semua kabupaten/kota. Sehingga akses informasi pelayanan publik masyarakat dapat mengetahuinya melalui sistem ini.

“Ini komitmen sehingga di 2019 kita Papua sudah harus bangun. Mudah – mudahan di tahun ini dari 15 besar kita dapat masuk ke 10 besar.,”tukasnya.

Paparan Cukup Baik

Sedangkan Sekretariat Pendukung Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi( (PPID) Utama provinsi papua Nani Indriyani menegaskan, komitmen   Papua berdasarkan presentasi yang sudah dilaksanakan. Bahwa Papua siap untuk terbuka berdasarkan Undang – Undang Keterbukaan Informasi Publik.

Selain itu juga dukungan komitmen pimpinan daerah dan pemimpin daerah di kabupaten/kota untuk segera membentuk PPID, pelaksanaan dan kelengkapan PPID lainnya. Seperti SOP dan kelengkapan desk layanan.

“Itu semua butuh komitmen seperti yang ditanyakan oleh tim penguji bahwa kita harus komitmen dan juga menjalin hubungan dengan komisi informasi terkait dengan keterbukaan di Papua,”kata Nani sapaan akrabnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Annie Londa selaku Tenaga Ahli di Komisi Informasi Pusat di Jakarta mengatakan dalam evaluasi dan presentasi dari semua provinsi di Indonesia ini ada tiga tim penilai yakni,

Ketua Komisi Informasi Publik (KIP) pusat Gede Narayana, Hendra Jekede  selaku Wakil Ketua KIP, serta dari pihak luar diambil Desiana Samosir dari FOIME. “Mereka sebagai tim penilai jadi acara ini sebagai Presentasi Monitoring Evaluasi Peningkatan Badan Publik 2018,”jelasnya.

Ditanya soal tanggapannya terhadap hasil presentasi yang sudah dipaparkan dari provinsi papua. Kata dia, dengan kehadiran Papua sudah menunjukkan komitmen bahwa memang Papua berkomitmen untuk melaksanakan Undang – Undang KIP No. 14 tahun 2008.

“Tadi paparannya cukup baik dihadapan para penilai kemudian pada sesi pembahasan dan pendalaman materi juga cukup baik dijawab oleh perwakilan dari Papua,”aku Annie. (Julia)

 

 

About Odeodata H Julia

Leave a Reply