Tuesday , December 11 2018
Home > Berita > Pemuda Katolik Sikapi Situasi Papua

Pemuda Katolik Sikapi Situasi Papua

Caption Foto: Pengurus Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua, foto bersama usai kegiatan(carlos/Bisnis Papua)

 

 

 

JAYAPURA (Bisnis Papua) – Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Papua menyikapi berbagai situasi terkini di Tanah Papua dalam sebuah Musyawarah Komisariat Daerah III Pemuda Katolik provinsi papua Tahun 2018 tanggal 4 – 6 Desember 2018 di Padangbulan, Kota Jayapura.
“Materi pertama yang kita bahas adalah pemekaran dan otsus,” kata Ketua Pemuda Katolik Komda Papua, Richardus Faroka.
Selanjutnya, kata dia, pihaknya membahas tentang kiprah perempuan dalam politik. Artinya, kini parpol banyak merekrut untuk duduk di dalam kursi legislatif. Pihaknya berharap agar parpol tidak hanya mengambil perempuan sebagai pelengkap, tetapi betul-betul perempuan yang berkualitas.
Menurut Ricky, banyak kadernya yang maju pada pilakda 2019 di daerah dan provinsi papua. Mereka tersebar di beberapa daerah pemilihan dan partai politik.
“Kita ingin membuat sebuah perubahan di Papua. Banyak anggota DPR yang tidak berkontribusi terhadap pembangunan di Papua,” katanya.
Pemuda Katolik juga menyikapi situasi sosial dan keamanan di Tanah Papua dengan menghadirkan Wakapolda Papua. Namun beliau berhalangan, sehingga tidak mengurangi niat baik organisasi dengan moto “Pro Ecclesia et Patria” ini.
Soal para kader yang maju juga harus dilihat rekam jejaknya. Jika track record-nya baik, maka mereka layak dipilih. Namun, mereka juga diharapkan dapat mengakomodasi kepentingan rakyat.
“Saya mengimbau, calon-calon ini jangan mengumbar janji. Saya bangun ini, bangun itu. DPR itu bukan eksekutif. Sehingga Pemuda Katolik, jika menjadi anggota DPR betul-betul berkualitas dan berguna bagi Gereja dan Papua,” katanya.
Pemuda Katolik juga mendukung pelaksanaan PON XX di Tanah Papua tahun 2020. Pihaknyanasi bakal bersinergi dengan Pemerintah provinsi papua dalam rangka menyukseskan pesta olahraga nasional empat tahunan tersebut.
Ketua Pemuda Katolik Komisariat Cabang Kabupaten Jayapura, Firmus Raf Martin mengharapkan agar kader Katolik dapat merangkul semua orang.
Menurut Raffit, Gereja Katolik merupakan gereja yang universal, sehingga hendaknya dapat merangkul semua suku bangsa. (Char)

 

About Odeodata H Julia

Leave a Reply