Tuesday , December 11 2018
Home > Berita > Peran Staf Ahli Penting Dalam Membaca Kondisi dan Situasi Daerah

Peran Staf Ahli Penting Dalam Membaca Kondisi dan Situasi Daerah

JAYAPURA (Bisnis Papua) –  Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal, secara resmi membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Sahli se Indonesia, Senin malam (8/10/2018) di Gedung Negara Dok V Atas Jayapura.

Rakornas yang diikuti ratusan staf ahli gubernur dan bupati/walikota se-Indonesia mengambil tema  Optimalisasi Peran dan Kapasitas serta Dukungan Anggaran Bagi Sahli.

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal dalam sambutannya mengatakan pentingnya  kapasitas peran seorang Staf Ahli (Sahli), yang mana dalam hal membaca kondisi dan situasi tentang suatu daerah. Untuk itu dirinya berharap dengan adanya Rakornas Sahli  se Indonesia bisa menambah kapasitas, sehingga dalam mitra kerja Gubernur, Bupati dan Walikota, Sahli bisa lebih baik lagi menjadi mitra dari kepala daerah dalam membangun daerahnya.

“Tugas dan fungsi staf ahli kami rasakan sangat penting untuk membantu memajukan daerah. Untuk itu kapasitas Staf Ahli harus terus di update. Guna memberikan informasi tentang bagaimana kondisi suatu daerah,” akunya.

Penyampaian ini disampaikannya Gala Dinner Rakornas.

Dirinya meminta agar kapasitas staf ahli itu harus lurus jangan sampai keluar dari jalur, karena kapasitas staf ahli dalam memahami hal substansi  karasteristik daerah itulah yang dibutuhkan oleh pemimpin.

”Karena pemimpin manusia  biasa jadi hal – hal yang lain yang kita akui tidak tau misalnya dalam kondisi atau situasi yang terjadi itulah yang staf ahli harus hadir untuk menjawab hal itu,”paparnya.

Selain itu juga dirinya berharap kepada para peserta Rakornas yang datang bisa melihat langsung seperti apa Papua dan bagaimana keindahan dan kedamaian yang ada disini.

“Kami senang sebagai kepala daerah, sebagai wagub saya senang, ibu bapak datang jauh – jauh, dari Sumatera, Aceh dan lainnya. Coba anda lihat Papua damai, tidak ada masalah, semua hidup baik – baik, rukun hanya kadang karena mendengar dari orang, nonton jadi kesannya mengerikan”ucapnya.

Hal baik inilah yang harus disampaikan, kepada seluruh keluarga, teman dan atasan saat mereka pulang nanti  bahwa Papua tidak seperti itu.

Hal ini juga sebagai tolak ukur bagi masyarakat yang ada diluar sana yang mana bahwa provinsi papua mampu menjadi tuan rumah pada event seperti ini.

“Dengan acara ini juga kami harap kita dapat masukan – masukan yang baik, tentang bagaimana tuporsi kerja dan tanggung jawab dari staf ahli, baik di Provinis, Kabupaten dan kota,”jelasnya.

Sementara itu Ketua Panitia pelaksana Simeon Itlay mengatakan selama kegiatan Rakornas ini akan ada empat pembahasan yang dibahas, yakni Hubungan tata kerja Sahli, Standar Kompetensi, Pedoman Nomeklatur Seketaris Daerah dan bagaimana implementasi fungsi – fungsi Sahli terkait penganggaran ke empat Issue tersebut yang akan diakomodir dalam peraturan Mendagri.

“Untuk itulah Rakornas ini perlu diadakan guna menyamakan presepsi akan peran dan fungsi serta perbedaan antara Sahli Mendagri dan Sahli Kepala Daerah se Indonesia,”terangnya kepada pers.

Rakornas ini dihadiri sekitar 200 orang dari Sahli Se Indonesia,yang akan berlangsung selama tiga  hari, pada kegiatan ini juga dihadiri lima narasumber dari Kementerian Dalam Negeri. (Julia)

 

About Odeodata H Julia

Leave a Reply