Tuesday , December 11 2018
Home > Berita > Persewar Waropen Puas, Meski Raih Hasil Imbang di Sorong

Persewar Waropen Puas, Meski Raih Hasil Imbang di Sorong

JAYAPURA (Bisnis Papua) – Persewar Waropen berhasil menahan imbang tuan rumah Persis Sorong tanpa gol, pada leg pertama liga 3, Regional Papua dan Papua Barat, di Stadion Wombik Kilometer 16, Kota Sorong, Rabu, (03/10/2018).

Meskipun meraih hasil imbang, pelatih Persewar Waropen, Carolino Ivakdalam mengaku tetap puas, walaupun bermain di bawah guyuran hujan deras. Dikatakan, timnya sulit kembangkan permainan karena hujan deras yang menyebabkan lapangan menjadi licin. Hal ini dirasa memberikan pengaruh pada permainan anak didiknya sehingga kurang berkembang.

“Kita bermain hujan deras tadi sore (kemarin-red), ini juga memberikan pengaruh pada permainan menjadi sedikit tidak berkembang, karena pemain kesulitan mengontrol bola dengan baik,” kata Ino panggilan akrabnya ketika dikonfirmasi awak media di Jayapura.

Ino Ivakdalam juga memuji penampilan tim tuan rumah. “Seperti yang saya sampaikan sebelum ke Sorong, kita tetap waspadai kecepatan mereka, dan terbukti mereka punya beberapa pemain yang bagus dan punya kecepatan, tapi anak-anak bisa meredam semua usaha mereka untuk membuat gol,” ujarnya.

Hasil tersebut membuat “Mutiara Bakau” julukan bagi Persewar Waropen memiliki modal berharga untuk menjalani pertandingan leg kedua di di Stadion Marora, Serui, Selasa (09/10/2018).

“Kita akan menjamu Persis Sorong di Serui, kita optimis bisa memenangkan pertandingan, apalagi kita didukung oleh masyarakat Waropen yang ada di kota Serui,” ujarnya dengan optimis.

Diduga ada pemain Ilegal

Persewar Waropen juga melakukan protes sebelum pertandingan dimulai. Dimana, pemain-pemain Persis Sorong diduga belum disahkan oleh PSSI, sebab, proses pendaftaran mereka dilakukan secara manual, sementara kita di Asprov PSSI Papua dilakukan secara online.

“Kita sempat protes, karena mereka tidak bisa menunjukan bukti pendaftaran pemain yang disahkan oleh PSSI,” katanya.

Menurutnya, pemain yang belum sahkan oleh PSSI, maka tidak bisa tampil di Liga 3. “Dugaan kami juga pasti ada pemain yang umurnya lebih dari 23 tahun. Sesuai regulasi hanya tiga pemain senior,” ungkapnya.

Sebelum pertandingan, pihaknya menayakan bukti pemain yang sudah disahkan kepada Bapak Bakri selaku pengawas pertandingan, dan jawabannya mereka (Persis Sorong-red) nama-nama pemainnya belum keluar dari PSSI.

“Kami harapkan ini bisa menjadi perhatian dari Asprov PSSI Papua, karena kita daftar pemain online, dan kalau manual rawan kecurangan sangat besar,” tandasnya.

Apalagi, lanjut mantan pemain persipura ini, jika timnya lolos akan kembali bertemu salah satu klub dari kota Sorong, makanya, daftar pemain yang sudah disahkan oleh PSSI sangat penting untuk dikantonginya, agar menjadi pegangan untuk pertandingan berikutnya.

“Jika Asprov PSSI Papua punya data pemain dari tiga klub di Papua Barat, kami harapkan bisa diberikan kepada Persewar,” harapnya. (Kes)

About Odeodata H Julia

Leave a Reply