Saturday , October 20 2018
Home > Berita > Semua Usulan Papua Diterima Presiden Jokowi

Semua Usulan Papua Diterima Presiden Jokowi

BOGOR (Bisnis Papua) – Gubernur Papua Lukas Enembe mengatakan, semua usulan Papua saat  melakukan pertemuan tertutup bersama para bupati/walikota  dari 29 kabupaten/kota di Istana Bogor, Jumat malam (5/10/2018) diterima Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo.

Penyampaian itu disampaikannya dihadapan wartawan istana dalam sesi wawancara seusai menggelar pertemuan tertutup selama lebih kurang satu jam lebih.

Setidaknya ada enam poin yang diajukan oleh delegasi Papua, termasuk juga terkait penerimaan CPNS formasi 2018, dimana Papua meminta  untuk penerimaan mekanismennya dilakukan secara offline. Saat ini tinggal menunggu keputusan Menpan RB akan seperti apa pola penerimaan yang dilakukan.

Diungkapkannya sebelumnya Presiden Jokowi pernah memerintahkan kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara – Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur yang sebelumnya telah mengundurkan diri. Akan tetapi dengan pergantian menteri yang baru ini yakni Syaffrudin, tidaklah konek, sehingga permintaan Papua sebelumnya tidak terealisasi. “Untuk itu akan diperintahkan dan beliau akan melihat pelaksanaan CPNS formasi 2018 khusus untuk Papua,”ucapnya.

Dipertamuan itu hal lain yang disampaikan bahwa masyarakat Papua telah menyerahkan bantuan untuk bencana di Palu, Sulawesi Tengah  sebesar Rp. 4 milliar.

“Kita menyampaikan turut berbelasungkawa atas peristiwa di Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah dan secara resmi kita sudah serahkan bantuan,”ucapnya.

Kata Enembe, dengan gempa seperti ini menjadi warning/peringatan bagi pemerintah di seluruh Indonesia. karena hampir setiap saat ada terjadi gempa di negara ini.  “Kejadian ini kami masyarakat Papua juga turut prihatin. Untuk itu kami memberikan sumbangan atas peristiwa yang sudah terjadi,”akunya.

Orang nomor satu di provinsi tertimur Indonesia ini berharap, kedepan pemerintah juga siap dengan tantangan ini. “Tidak sekedar Palu baru dilakukan berbagai upaya mitigasi. Tetapi dengan kejadian seperti ini, maka pemerintah daerah harus siap untuk mengantisipasi jika ada bencana,”ujarnya.

Soal PON 2020

Sementara menyangkut pelaksanaan PON XX tahun 2020 di Papua, dirinya juga telah menyampaikan progressnya dan juga soal kekurangan yang dihadapi pemerintah daerah.

“Sejauh ini progress terutama pembangunan stadion utama sudah 70 persen dan beberapa venue yang kita bangun sudah kita laporkan juga kepada bapak presiden.  Kami mohon ada dukungan dana APBN juga dari pusat,”ungkapnya

Selain itu juga Papua meminta kepada Presiden dana infrastruktur Otonomi khusus (Otsus) tidak hanya fokus untuk pembangunan infrastruktur  saja. Akan tetapi juga dialihkan lagi untuk pembangunan venue PON 2020.

“Jadi selama ini kan kita tidak bisa pakai dana itu. Tidak bisa dialihkan ke kegiatan lain. Untuk itu kami meminta kepada Bapak Presiden,  agar dapat memerintahkan kepada Menteri Keuangan untuk bagaimana kita bisa gunakan dana infrastruktur otsus bagi pembangunan untuk kepentingan PON Papua,”bebernya

Diterangkannya, dari penyampaian Presiden Jokowi setelah pertemuan tertutup bersama para bupati se Papua. Presiden menerima semua usulan dari Papua dan tidak menyampaikan hal – hal lain.

“Apa yang kita usulkan beliau menerima dan memberikan dukungan yang sangat positif. Bagi kami ini luar biasa. Sangat –  sangat positif,”ucapnya dengan nada haru.

Dalam pertemuan tertutup itu dari Papua dihadiri seluruh bupati/walikota dari 29 kabupaten/kota, Ketua DPRP Yunus Wonda dan Ketua MRP, Timotius Murib.(Julia)

About Odeodata H Julia

Leave a Reply