Tuesday , December 11 2018
Home > Berita > Tak Pernah Pemerintah Papua Suruh Mahasiswanya Demo Lepas Dari NKRI

Tak Pernah Pemerintah Papua Suruh Mahasiswanya Demo Lepas Dari NKRI

JAYAPURA (Bisnis Papua) – Pemerintah provinsi papua menegaskan tidak pernah menyuruh ataupun meminta para mahasiswa/i asal Bumi Cenderawasih yang sedang menjalani studi di seluruh Kota Indonesia, untuk melakukan aksi demo menyuarakan tuntutan lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kami tidak suruh (mahasiswa asal Papua) baik secara kelompok ataupun perorangan melakukan aktivitas (demo meminta merdeka),”tegas Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Papua Doren Wakerkwa.

Lanjut Doren, jikalau para mahasiswa melakukan aksi yang bertentangan  dengan negara dan saat ini berhadapan dengan aturan hukum yang berlaku. Maka tidak ada toleransi sedikitpun dari pemerintah provinsi untuk membela. “Kalau salah ya berhadapan dengan hukum,” kata Asisten Bidang Pemerintahan Sekda Papua, Doren Wakerkwa, di Jayapura. Senin (3/12/2018).

Kata dia, semestinya mahasiswa asal Papua yang mengambil studi di Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta di seluruh Indonesia, hanya berkuliah dan setelah diwisuda, segera kembali ke Papua untuk membangun daerahnya, sebagai bangsa dan warga negara Indonesia.

Pemberian beasiswa yang diberikan pemerintah, sebenarnya bertujuan untuk membantu putra dan putri asal Papua agar mendapat pendidikan tinggi, sehingga mampu bersaing dengan pemuda dan pemudi lainnya di seluruh Indoneisa, dalam pelaksanaan pembangunan.

“Sehingga mau kuliah dimana pun berada, baik di Surabaya, Aceh, Manado, bahkan luar negeri sekalipun mereka mesti kembali pulang kembali ke Papua,”tukasnya.

Ditegaskan lagi oleh mantan Penjabat Bupati Jayawijaya itu bahwa intinya gubernur mengirim mahasiwa yang dibiayai negara, supaya selesai kuliah pulang ke Papua. Agar membangun tatanan kehidupan pemerintahan dan pelayanan kemasyarakatan yang ada di tanah ini.

“Sebab sekali lagi tidak ada niat pemerintah provinsi mengajarkan mahasiswa untuk pergi ke provinsi di seluruh Indonesia atau ke luar negeri, lalu melakukan kegiatan seperti begitu,”ulangnya.

Sebelumnya, ratusan mahasiswa Papua menggelar aksi unjuk rasa di Jalan Pemuda, Surabaya, Sabtu (1/12/2018), menyuarakan tuntutan agar Papua Barat merdeka dan lepas dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam aksinya, para mahasiswa asal Papua ini mengenakan ikat kepala mirip motif bintang kejora yang merupakan simbol Organisasi Papua Merdeka (OPM).

Dikabarkan pula saat menjalankan aksinya, para mahasiswa ini  mengalami tindakan kekerasan. (Julia)

About Odeodata H Julia

Leave a Reply